PENGUMUMAN !
Tutup
PENGUMUMAN
Kepada Yth. Para Pengguna Jasa Kepabeanan dan Cukai

Sehubungan dengan akan diberlakukannya MPN-G2  (Modul Penerimaan Negara-G2) secara mandatory pada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai mulai 1 Januari 2016, secara lebih lengkap materi MPN G2 dapat diunduh pada link dibawah ini :

Materi MPN G-2

Sedangkan User Manual Penggunaan MPN-G2 Portal Pengguna Jasa dapat diunduh pada link dibawah ini :

User Manual  MPN-G2  Portal Pengguna Jasa

Info lebih lanjut dapat menghubungi Bravo Bea Cukai melalui email atau telepon.

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Sehubungan dengan pemberlakuan beberapa kantor pabean baru di lingkungan DJBC, perlu dilakukan penambahan kode kantor pada modul perusahaan.

Modul perusahaan yang dimaksud adalah modul 

PIB, PEB, BC2.3/BC2.5 dan modul Pengangkut/Manifes.
Untuk itu silakan download patch program untuk menambahkan kode kantor tersebut.

Petunjuk:
Download dan jalankan program InsertKodeKPPBC.exe, ikuti instruksi dalam menu [Help].

Patch ini akan menambahkan kode kantor pada modul sebagai berikut : 
1. 071500    KPPBC SIDOARJO
2. 010100    KPPBC KUALA NAMU
3. 051000    KPPBC CIKARANG
4. 060800    KPPBC SEMARANG
5. 080200    KPPBC DENPASAR

Demikian juga dapat melakukan perubahan nomenklatur KPPBC Soekarno-Hatta menjadi KPU Soekarno-Hatta, 
namun nomenklatur Kantor Pabean Soekarno-Hatta ini baru dapat dilakukan eksekusi perubahannya setelah tanggal 01 Juli 2015.
Selain itu, Patch ini juga akan menambahkan juga data trading partner untuk komunikasi data melalui PDE.
(Lihat menu: Transfer - PDE - Data Trading Partner)

Download Patch


--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

SIARAN PERS Nomor : PENG-01/BC/2015

Berkaitan dengan pemberitaan tentang dwelling time yang marak akhir-akhir ini sehubungan dengan kunjungan Presiden Republik Indonesia ke Pelabuhan Tanjung Priok pada tanggal 17 Juni 2015, berikut Siaran Pers Direktur Jenderal Bea dan Cukai perihal Peran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dalam Menurunkan Dwelling Time di Pelabuhan Tanjung Priok.

selengkapnya dapat diunduh disini

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

JAM LAYANAN CONTACT CENTER DJBC 1500225

Sehubungan dengan Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan nomor: SE-13/SJ/2015 tanggal 3 Juni 2015 hal Jam kerja di Lingkungan Kementerian Keuangan Selama Bulan Ramadhan 1436 H, dapat disampaikan bahwa untuk jam layanan Contact Center Bravo Bea Cukai 1500225 menjadi pukul 08.00 s.d. 15.30 WIB

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sebagai COMMUNITY PROTECTOR INDONESIA
Bea dan Cukai Siap Melindungi Masyarakat Indonesia dari Masuknya Narkoba

Pada tahun 2013 ini, kasus penyelundupan barang – barang larangan khususnya Narkotika, Psikotropika dan Prekursor (NPP) semakin membuat waswas masyarakat Indonesia. Seperti pada kasus tanggal 28 Mei 2013, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean Soekarno Hatta berhasil melakukan penggagalan upaya penyelundupan barang larangan dan pembatasan berupa narkotika (Methamphetamine) dan sediaan farmasi (Ketamine). Kasus  penggagalan upaya penyelundupan berupa narkotika juga terulang kembali pada Senin, 10 Juni 2013 di bandara Polonia, Medan. Dari tahun ke tahun, jumlah kasus penyelundupan tidak jauh berbeda. Dilihat dari jumlah kasus tahun 2012 lalu hanya sekitar 132 kasus, sedangkan per 5 Juli 2013 ini sudah mencapai 115 kasus.

Setelah diselidiki, barang larangan yang masuk ke Indonesia tersebut sebagian besar berasal dari negara tetangga, yaitu Malaysia dan India. Dari 115 kasus per 5 Juli 2013, 34 kasus berasal dari Malaysia , 21 kasus berasal dari India dan sisanya berasal dari Amerika Serikat dan negara lainnya. Selain itu, menurut data yang dimiliki dari tahun 2010 sampai 2013, pelaku penyelundupan NPP didominasi oleh pria.

Modus penyelundupan dari tahun ke tahun juga beragam. Berdasarkan, 115 kasus tahun ini, sekitar 48 kasus menggunakan modus penyelundupan melalui kontainer / paket kiriman pos / Perusahaan Jasa Titipan (PJT), sisanya menggunakan modus penyelundupan di badan, barang bawaan penumpang dan kompartemen palsu. Selain modus-modus tersebut, 54 kasus menggunakan transportasi udara, sedangkan sisanya menggunakan transportasi laut dan darat.

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) pada tahun 2012 lalu telah berhasil mencegah 546,54 kilogram NPP dan 346,96 kilogram per 5 Juli 2013. DJBC sebagai Community Protector terus berupaya melindungi masyarakat Indonesia dari masuknya barang larangan, khususnya penyelundupan NPP dari berbagai pelabuhan, baik pelabuhan resmi maupun “pelabuhan tikus”. DJBC akan semakin meningkatkan kewaspadaan dan tetap berkomitmen untuk memerangi Penyalahgunaan dan Peredaran Narkoba demi terwujudnya “Indonesia Bebas Narkoba 2015”

 

KLIK LINK UNTUK UNDUH BAHAN PERS RELEASE

 
 
Link
>Organisasi Internasional
>Customs Administration
>Kelembagaan
>Kementerian Keuangan
>Official Website Kantor Pelayanan
Aplikasi dan Layanan
>Portal Pengguna Jasa
>Registrasi Kepabeanan
>Registrasi PPJK
>Direktori Peraturan
>Browse Tarif Bea Masuk
>Browse Kurs
>Layanan Informasi
>Pengaduan Masyarakat
>Intranet Bea Cukai
>Office Automation
Media Center
>Berita
>Download
>Pengumuman
>Polling
>Galeri Kegiatan
>Galeri Foto
>Galeri Video
>Statistik Kepabeanan
>Pojok BeCe
Website
>Tentang Website
>Sitemap
>Disclaimer
>Term Of Use
>Privacy Statement
Newsletters