BEA DAN CUKAI TELUK BAYUR MUSNAHKAN 4,1 JUTA BATANG ROKOK ILEGAL DAN BARANG HASIL PENINDAKAN LAINNYA

PADANG – Pada hari Kamis tanggal 11 Juli 2019, bertempat di halaman Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Teluk Bayur telah dilaksanakan kegiatan pemusnahan Barang Milik Negara (BMN) eks. barang hasil penindakan di bidang Kepabeanan dan Cukai yang dipimpin langsung oleh Hilman Satria selaku Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean B Teluk Bayur. Pemusnahan tersebut dilakukan setelah mendapatkan persetujuan pemusnahan dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Padang. Kegiatan Pemusnahan ini merupakan bentuk transparansi pelaksanaan tugas dan sejalan dengan salah satu fungsi utama bea dan cukai sebagai community protector yaitu melindungi masyarakat dari peredaran barang-barang ilegal dan berbahaya. Barang-barang yang dimusnahkan adalah sebagai berikut : 1. Rokok yang melanggar ketentuan di bidang cukai dengan jenis pelanggaran rokok tanpa dilekati pita cukai (polos), rokok yang dilekati pita cukai bekas, dan rokok yang dilekati pita cukai palsu sejumlah 4.198.452 (empat juta seratus sembilan puluh delapan ribu empat ratus lima puluh dua) batang yang terdiri dari berbagai merk, seperti : Luffman, Touch Black, Centro, Focus, Coffee Stik, Bliss MLD, Zon A Mild, RNX Unlimited, dan Red Black. 2. Hasil Pengolahan Tembakau Lainnya (HPTL) berupa Liquid Vape yang melanggar ketentuan di bidang cukai sejumlah 34 (tiga puluh empat) botol yang terdiri dari berbagai merk. 3. Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) yang melanggar ketentuan di bidang cukai sejumlah 27 (dua puluh tujuh) botol yang terdiri dari berbagai merk, seperti : Martell, Omrach Whisky, Royal Brewhouse, Gordon's, dan Baileys. 4. Barang Hasil Penindakan lainnya sejumlah 2.296 (dua ribu dua ratus sembilan puluh enam) Pcs yang terdiri dari Handphone bekas, Sex Toys, Kosmetik, Obat-obatan, Produk Tekstil, Mainan dan Sepatu. Barang-barang tersebut melanggar ketentuan di bidang kepabeanan yang tidak dapat memenuhi ketentuan larangan dan/atau pembatasan sesuai dengan peraturan larangan dan/atau pembatasan dari instansi teknis terkait. Perkiraan nilai keseluruhan barang yang dimusnahkan adalah sebesar Rp3.024.336.108,00 (tiga milyar dua puluh empat juta tiga ratus tiga puluh enam ribu seratus delapan rupiah) dengan potensi kerugian negara yang ditimbulkan adalah sebesar Rp1.574.362.452,00 (satu milyar lima ratus tujuh puluh empat juta tiga ratus enam puluh dua ribu empat ratus lima puluh dua rupiah). Kegiatan ini dihadiri oleh beberapa pejabat tinggi instansi terkait, seperti Komandan Lantamal II Padang, Asisten Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat, Kepala Bidang Berantas BNNP Sumatera Barat, Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sumatera Barat, dan beberapa stakeholder di lingkungan Bea Cukai Teluk Bayur.

 

https://www.facebook.com/pli.telukbayur.5