Tunjukkan Kinerja Baik di Kala Pandemi, Dua Kantor Bea Cukai Terima Penghargaan


Jakarta, 06-04-2021 – Dua kantor Bea Cukai menerima penghargaan dari pihak eksternal berkat kinerja yang baik. Penghargaan tersebut diberikan oleh Komisi XI DPR RI yang mengapresiasi kinerja Bea Cukai Soekarno-Hatta Kantor Wilayah (Kanwil) dan Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan kepada Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel).

Selama tahun 2020, Bea Cukai Soekarno-Hatta menjadi salah satu instansi pemerintah yang turut aktif berkontribusi menanggulangi pandemi. Kinerja maksimal dalam memberikan pelayanan dan fasilitas terhadap impor alat kesehatan dan penanggulangan Covid-19 dinilai Anggota Komisi XI DPR RI Ir. H. Kamrussamad, S.T., M.Si., patut diberikan apresiasi dan diacungi jempol.

Kepala Kantor Bea Cukai Soekarno-Hatta, Finari Manan, pada Selasa (06/04) mengatakan Kamrussamad dalam kunjungannya pada tanggal 1 April 2021 lalu mengungkapkan ketertarikannya pada fakta di lapangan bahwa kinerja Bea Cukai Soekarno-Hatta yang seakan-akan tidak terpengaruh pandemi Covid-19. Justru sebaliknya, Bea Cukai Soekarno-Hatta berhasil menciptakan layanan inovatif yang cepat dapat diterapkan dan sangat bermanfaat bagi pengguna jasa dan masyarakat.

“Di kesempatan tersebut kami menjelaskan kepada Bapak Kamrussamad bahwa kami dapat mempertahankan performa kami selama pandemi berkat dukungan tim liaison officer (LO) Covid-19 dan Aplikasi SIAP TERBANG, yang merupakan layanan andalan Bea Cukai Soekarno-Hatta, sebagai respon adaptif selama pandemi,” ujar Finari.

Menurutnya, Tim LO dibentuk dengan tujuan agar memudahkan proses impor barang bantuan medis dan penanggulangan Covid-19, berupa pendampingan dari petugas Bea Cukai kepada pengguna jasa dimulai asistensi persiapan administrasi barang impor, pelaksanaan percepatan layanan hingga barang tersebut keluar. Sedangkan untuk Aplikasi SIAP TERBANG, merupakan aplikasi layanan pertukaran data dan dokumen kepabeanan yang dapat diakses secara daring melalui komputer atau gawai masing-masing tanpa harus datang secara langsung ke kantor.

Tak hanya menciptakan inovasi dalam menanggulangi pandemi, Bea Cukai Soekarno-Hatta juga menurut Finari bisa mencapai target penerimaan yang diberikan. Dari target penerimaan yang dibebankan sebesar 4,59 triliun rupiah, Bea Cukai Soekarno-Hatta berhasil mengumpulkan 5 triliun rupiah atau mencapai 109,15 persen dari target.

Hal yang sama diraih Kanwil Bea Cukai Sulbagsel, dengan menerima penghargaan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang langsung diserahkan oleh Plt.Gubernur Sulsel. Penghargaan tersebut merupakan buah keberhasilan Bea Cukai Sulbagsel dalam komitmennya untuk terus memfasilitasi importasi bantuan ke Sulawesi Selatan di era pandemi ini. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyerahkan piagam penghargaan atas sinergi penyerahan bantuan hibah mobil pemadam kebakaran dan ambulans, yang diserahkan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulsel, Andi Sulaiman, di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan.

“Bapak Andi Sudirman Sulaiman saat itu menjelaskan bahwa pemberian penghargaan merupakan bentuk apresiasi kepada Bea Cukai yang telah menjadlankan tugas dan fungsinya dengan sangat baik sebagai fasilitator atas importasi bantuan hibah dari Pemerintah Ehime Jepang, kepada Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Selatan yang berlangsung pada 5 Februari lalu. Kami dinilai sudah sangat akomodatif dan komunikatif dalam memfasilitasi importasi bantuan dari Jepang, sehingga barang barang hibah tersebut bisa masuk ke sini dengan lancar tanpa suatu kendala apapun,” jelas Kepala Kanwil Bea Cukai Sulbagsel, Parjiya.

Atas bantuan dan sinergi yang diberikan Bea Cukai, pemerintah daerah menilai bantuan dari Jepang tersebut langsung bisa dimanfaatkan, karena sangat dibutuhkan oleh masyarakat di Sulawesi Selatan dalam usahanya menangani situasi genting di era pandemi.

“Penghargaan yang diberikan pemerintah provinsi ini pastinya akan menjadi pendorong bagi kami untuk lebih bisa membangun kerja sama yang baik dengan pemerintah maupun instansi lainnya. Piagam penghargaan ini juga menjadi wujud nyata bahwa peran Bea Cukai memang dirasakan penting, baik kehadiran maupun peran yang dilakukan, guna memberikan percepatan dalam penanggulangan pandemi yang hingga saat ini masih dihadapi bersama,” ujarnya.

Selain itu, menurut Parjiya apresiasi ini berguna untuk pihaknya dalam usaha meraih predikat sebagai Zona Integritas, Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). “Diharapkan juga bahwa dengan adanya apresiasi penghargaan ini, dapat menjadi nilai tambah, baik di sisi reputasi maupun usaha, untuk meraih predikat tersebut dan tentunya akan menjadikan kami bekerja lebih baik lagi ke depannya,” pungkasnya.