Sinergi dengan Berbagai Pihak, Bea Cukai Wujudkan Ekspor di Daerah

 



Jakarta, 04-05-2021 – Bea Cukai melakukan berbagai upaya dalam mewujudukan ekspor di daerah, salah satunya melalui sinergi dengan berbagai instansi terkait yang bekerja sama dalam mendorong komoditas daaerah menembus pasar global.

“Sinergi ini tidak lain dan tidak bukan bertujuan untuk mengeksplorasi berbagai komoditas di daerah yang sekiranya memiliki potensi untuk dapat diekspor sehingga memperluas produk lokal di pasar global,” kata Kepala Subdirektorat Komunikasi dan Publikasi Bea Cukai, Hatta Wardhana.

Hatta menjelaskan dengan terjalinnya komunikasi yang baik dan sinergi antara Bea Cukai dengan pihak lainnya mampu mewujudkan pertumbuhan kegiatan ekspor sehingga dapat memberi banyak manfaat baik bagi pelaku usaha maupun perekonomian nasional.

Kali ini, kantor Bea Cukai yang melakukan sinergi ekspor di masing-masing daerah yaitu Bea Cukai Labuan Bajo, Bea Cukai Ambon, Bea Cukai Jateng DIY, dan Bea Cukai Sumatera Utara.

Hatta menyampaikan guna menyukseskan program unggulan dalam rangka pemulihan ekonomi nasional (PEN) yaitu ‘Gerakan Dukung Ekspor di Pulau Flores’, Bea Cukai Labuan Bajo melakukan kunjungan koordinasi ke kantor maskapai Garuda Indonesia dan Citilink di bandara Komodo, Manggarai Barat untuk berkolaborasi dalam merealisasikan pertumbuhan ekspor khususnya melalui bandara Komodo.

Selain itu, kata Hatta, Bea Cukai Ambon juga bersinergi dengan beberapa instansi daerah diantaranya Balai Pengkajian dan Teknologi Pertanian, Dinas Pertanian Provinsi Maluku, Garuda Indonesia Tbk Cabang Ambon, Bank Indonesia Provinsi Maluku, serta Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian Ambon yang membahas upaya untuk asistensi yang dilakukan kepada eksportir agar mendapatkan pasar di luar negeri.

“Salah satu upaya Bea Cukai Ambon untuk mencari pasar yaitu menghubungi Atase Keuangan yang ada di Jepang, Cina, Singapore dan Hongkong. Hal ini dilakukan melihat banyak potensi yang dimiliki Maluku untuk ekspor,” imbuh Hatta.

Dari wilayah Yogyakarta, Bea Cukai Jateng DIY menghadiri pameran UMKM yang dihadiri langsung Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Pagelaran ini melibatkan lebih dari 50 pengusaha UMKM asli Jawa tengah yang meliputi fashion, food & beverage, dan home decoration. Bea Cukai memperkenalkan fasilitas khusus yang ditujukan kepada Industri Kecil Menengah yaitu fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor khusus IKM (KITE IKM).

“Melalui fasilitas ini, IKM yang berorientasi ekspor dapat mengimpor bahan-bahan baku maupun penunjang yang hasil akhirnya ditujukan untuk ekspor tanpa harus membayar bea masuk dan pajak impor,” jelas Hatta.

Masih dalam rangka mewujudkan PEN, Bea Cukai Sumatera Utara juga mendeklarasikan komitmen bersama Balai Karantina Pertanian Kelas II Medan dan BKIPM  Medan untuk sinergi dalam menggiatkan ekspor Sumatera Utara melalui Bandara Internasional Kualanamu. Acara sekaligus diakhiri dengan pelepasan ekspor kepiting di Kargo Internasional Kualanamu sebanyak 3000 kg tujuan China.