|
Mengingat pengisian formulir
registrasi importir adalah proses online
melalui internet, perlu diperhatikan hal-hal
berikut supaya data yang Anda isi valid dan bisa
diterima oleh sistem komputer Bea dan Cukai: |
| |
|
|
| 1. |
Formulir A (Lembar #1). |
| |
a. |
Data NPWP wajib diisi. Pengisian data NPWP tidak disertai dengan tanda pemisah digit ('.' atau '-'). Data NPWP hanya ditulis angkanya saja. |
| |
b. |
Kode pos harus diisi dengan angka yang valid (5 digit).
|
| |
c. |
Jika Anda memiliki gudang atau pabrik, pilihan "Gudang/Pabrik" harus diisi.
|
| |
d |
Nomor API, sebaiknya diisi dengan lengkap.
|
| |
e. |
Kedudukan Perusahaan harus dipilih.
|
| |
f. |
Jika Kedudukan Perusahaan sebagai Cabang, maka informasi mengenai Kantor Pusat harus diisi dengan lengkap. |
| |
|
|
| 2. |
Formulir B (Lembar #2).
|
| |
a. |
Kode Pos Penanggung Jawab atau Pemilik Perusahaan harus diisi.
|
| |
b. |
Penandatangan PIB harus sesuai dengan API dan harus diisi.
|
| |
|
|
| 3. |
Formulir C (Lembar #3).
|
| |
a. |
Data Keuangan harus diisi.
|
| |
b. |
Jika status Wajib Pajak adalah PKP (Pengusaha Kena Pajak), maka Nomor PKP dan Tanggal PKP harus diisi.
|
| |
c. |
Informasi mengenai Audit oleh Ditjen Pajak harus diisi.
|
| |
|
|
| 4. |
Formulir D (Lembar #4).
|
| |
a. |
Jika Kepala Bagian Akuntansi adalah seorang Akuntan, maka informasi Nomor Register serta Tanggal Register Akuntan harus diisi.
|
| |
b. |
Jika pernah diaudit oleh Akuntan Publik, maka
Nama KAP harus diisi. Jika disingkat, jumlah
huruf/digit harus lebih dari empat karakter.
Opini KAP harus diisi secara berurutan (minimal
opini satu tahun terakhir harus diisi). |
| |
c. |
Cara Pembayaran Impor harus dipilih, minimal
satu. |
| |
d. |
Informasi mengenai Audit oleh Ditjen Bea dan Cukai harus diisi.
|
| |
e. |
Jenis Dokumen Impor harus dipilih, minimal
satu. |
| |
f. |
Struktur Organisasi Perusahaan harus dipilih.
|
| |
g. |
Pertanyaan nomor 17 s.d. 26 harus diisi/dipilih.
|
| |
h |
Khusus untuk nomor 26, Data Keuangan harus diisi tanpa disertai tanda koma dan/atau titik. Jika data keuangan Anda kosong, jangan diisi dengan tanda '-', tetapi gunakan angka '0' (nol).
|
| |
|
|
| 5. |
Formulir E (Lembar #5).
|
| |
a. |
Jika Pemenuhan Kewajiban Pabean tidak diselesaikan sendiri, maka informasi mengenai PPJK Utama harus diisi dengan lengkap, termasuk Nama Perusahaan, Alamat, dan NPWP.
|
| |
b. |
Jika media yang digunakan untuk penyelesaian Impor adalah EDI Importir, maka nomor ID Modul Importir harus diisi.
|
| |
c. |
Jika memiliki Ahli Kepabeanan, maka data Ahli Kepabeanan harus diisi lengkap, termasuk Nama, Jabatan di Perusahaan, Nomor Sertifikat dan Tanggal Sertifikat. |
| |
d. |
Jika perusahaan memiliki ISO 9001/9002, maka
data ISO harus diisi secara lengkap, termasuk
Nomor, Lembaga Penerbit dan Tanggal Sertifikat
ISO. |
| |
e. |
Jika Perusahaan mendapatkan Fasilitas Kepabeanan, maka jenis fasilitas harus dipilih salah satu. |
| |
f. |
Nama Barang dan Nomor Kode HS barang harus diisi, minimal satu jenis. |