PENGUMUMAN !
Tutup
PENGUMUMAN
Kepada Yth. Para Pengguna Jasa Kepabeanan dan Cukai

Sehubungan dengan akan diberlakukannya MPN-G2  (Modul Penerimaan Negara-G2) secara mandatory pada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai mulai 1 Januari 2016, secara lebih lengkap materi MPN G2 dapat diunduh pada link dibawah ini :

Materi MPN G-2

Sedangkan User Manual Penggunaan MPN-G2 Portal Pengguna Jasa dapat diunduh pada link dibawah ini :

User Manual  MPN-G2  Portal Pengguna Jasa

Info lebih lanjut dapat menghubungi Bravo Bea Cukai melalui email atau telepon.

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Telah diterbitkannya Peraturan Menteri Keuangan nomor PMK-136/PMK.010/2015 tentang Perubahan keempat atas Peraturan menteri Keuangan Nomor 75/PMK.011/2012 Tentang Penetapan Barang Ekspor Yang Dikenakan Bea Keluar dan Tarif Bea Keluar dan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 54/M-DAG/PER/7/2015 tentang Verifikasi atau Penelusuran Teknis Terhadap Ekspor Kelapa Sawit, Crude Palm Oil (CPO), dan Produk Turunannya.

Selengkapnya dapat diunduh [PMK-136/PMK.010/2015] dan [54/M-DAG/PER/7/2015]

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Sehubungan dengan pemberlakuan beberapa kantor pabean baru di lingkungan DJBC, perlu dilakukan penambahan kode kantor pada modul perusahaan.

Modul perusahaan yang dimaksud adalah modul 

PIB, PEB, BC2.3/BC2.5 dan modul Pengangkut/Manifes.
Untuk itu silakan download patch program untuk menambahkan kode kantor tersebut.

Petunjuk:
Download dan jalankan program InsertKodeKPPBC.exe, ikuti instruksi dalam menu [Help].

Patch ini akan menambahkan kode kantor pada modul sebagai berikut : 
1. 071500    KPPBC SIDOARJO
2. 010100    KPPBC KUALA NAMU
3. 051000    KPPBC CIKARANG
4. 060800    KPPBC SEMARANG
5. 080200    KPPBC DENPASAR

Demikian juga dapat melakukan perubahan nomenklatur KPPBC Soekarno-Hatta menjadi KPU Soekarno-Hatta, 
namun nomenklatur Kantor Pabean Soekarno-Hatta ini baru dapat dilakukan eksekusi perubahannya setelah tanggal 01 Juli 2015.
Selain itu, Patch ini juga akan menambahkan juga data trading partner untuk komunikasi data melalui PDE.
(Lihat menu: Transfer - PDE - Data Trading Partner)

Download Patch


--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

SIARAN PERS Nomor : PENG-01/BC/2015

Berkaitan dengan pemberitaan tentang dwelling time yang marak akhir-akhir ini sehubungan dengan kunjungan Presiden Republik Indonesia ke Pelabuhan Tanjung Priok pada tanggal 17 Juni 2015, berikut Siaran Pers Direktur Jenderal Bea dan Cukai perihal Peran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dalam Menurunkan Dwelling Time di Pelabuhan Tanjung Priok.

selengkapnya dapat diunduh disini

CTU Bandara Soekarno-Hatta Tegah 7,3 Kg Shabu-Shabu
Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean Soekarno Hatta berhasil menggagalkan upaya penyelundupan shabu-shabu sebanyak 7,378 kg.

Plh. Kepala KPPBC Tipe Madya Soekarno Hatta, Purwidi mengatakan Narkotika golongan I tersebut berhasil di gagalkan oleh Tim Customs Tactical Unit (CTU) KPPBC Tipe Madya Pabean Soekarno Hatta dalam jumpa pers yang dilaksanakan pada Jum;at 18 Oktober 2013. Upaya  percobaan penyelundupan dilakukan sebanyak 2 kali percobaan penyelundupan. Penyelundupan pertama dilakukan tanggal 30 September 2013 oleh seorang laki-laki berwarganegara Indonesia dengan inisial MGR, 34 tahun yang mendarat diterminal 2E bandara International Soekarno Hatta dengan menggunakan pesawat GA-819 rute Kuala Lumpur - Jakarta – Surabaya. MGR yang membawa shabu-shabu sebanyak 1,662 kg dibawa dalam dinding kardus yang dipakai untuk mengemas barang pribadi penumpang.

  

Ditambahkan Purwidi penyelundupan ke 2 dilakukan oleh tersangka MH, 31 tahun yang tiba di Jakarta pada tanggal 11 Oktober 2013 dengan pesawat Garuda Indonesia – GA-821 dengan rute perjalanan Kuala Lumpur – Jakarta –Surabaya. MH yang juga WNI menyelundupkan narkotika golongan I dengan mencoba mengelabui petugas yang disembunyikan di dua kardusbaby walker dimana pada koper tersebut terdapat satu buah lampu sorot. Namun berkat kesigapan Tim CTU shabu-shabu sebesar 5,716 gram tersebut berhasil ditegah.

  

Berdasarkan penelitian Balai Pengujian dan Identifikasi Barang Bea dan Cukai kedua barang tersebut merupakan kristal bening dan positif narkotika dari jenis metamphetamine. Untuk tersangka MGR,  KPPBC Tipe Madya Soekarno Hattta menyerahkan ke Penyidik Satres Narkoba Polresta Bandara Soekarno Hatta, sedangkan MH diserahkan kepada penyidik Badan Narkotika Nasional –BNN RI. Setelah ditelusuri ternyata kedua tersangka merupakan Tenaga Kerja Indonesia-TKI. Untuk itu Kepala Humas BNN RI Sumirat Dwiyanto yang turut hadir dalam acara jumpa pers menghimbau para TKI yang berada di Negeri Jiran  Malaysia untuk tidak mudah membawa barang titipan dari orang lain yang tidak dikenal. TKI juga jangan menerima tawaran atau bujuk rayuan untuk membawa barang dari Malaysia yang tidak diketahui isinya.

(Subdit Humas dan Penyuluhan)

 
 
Link
>Organisasi Internasional
>Customs Administration
>Kelembagaan
>Kementerian Keuangan
>Official Website Kantor Pelayanan
Aplikasi dan Layanan
>Portal Pengguna Jasa
>Registrasi Kepabeanan
>Registrasi PPJK
>Direktori Peraturan
>Browse Tarif Bea Masuk
>Browse Kurs
>Layanan Informasi
>Pengaduan Masyarakat
>Intranet Bea Cukai
>Office Automation
Media Center
>Berita
>Pengumuman
>Download
>Polling
>Galeri Kegiatan
>Galeri Foto
>Galeri Video
>Statistik Kepabeanan
>Pojok BeCe
Website
>Tentang Website
>Sitemap
>Disclaimer
>Term Of Use
>Privacy Statement
Newsletters