Bea Cukai Samarinda Musnahkan Ratusan Ribu Batang Rokok Ilegal

SAMARINDA (21/12) - Dalam rangka menjalankan salah satu fungsi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai sebagai Community Protector, yaitu melindungi masyarakat dari peredaran barang impor ilegal dan barang kena cukai ilegal antara lain Rokok dan Minuman Beralkohol (MMEA) yang tidak sesuai dengan peraturan Perundang-Undangan yang berlaku dan untuk mengamankan penerimaan negara di bidang cukai, sektor industri dalam negeri, dan kesehatan masyarakat, Bea Cukai Samarinda melaksanakan Pemusnahan Rokok Ilegal, pada Kamis (21/12).

Barang Kena Cukai Hasil Tembakau (BKC-HT) atau Rokok Ilegal tersebut dianggap tidak hanya merugikan negara, tapi juga mengancam kesehatan masyarakat dari sisi konsumsi dan penggunaan barang secara ilegal.

Kepala Kantor Bea Cukai Samarinda, Yudiyarto menyampaikan bahwa rokok ilegal yang dimusnahkan merupakan barang kena cukai yang tidak sesuai dengan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai, yaitu tidak dilekati pita cukai maupun dilekati pita cukai tetapi bukan peruntukannya.

Acara pemusnahan ini dihadiri oleh Perwakilan dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Samarinda, perwakilan distributor rokok, dan perwakilan dari pemilik toko rokok yang berada di wilayah Kota Samarinda.

Rokok ilegal yang dimusnahkan adalah sebanyak 167.092 batang dari berbagai merk, dengan nilai barang sebesar Rp. 82.090.000,00. Barang Milik Negara (BMN)  tersebut merupakan hasil penindakan Bea Cukai Samarinda sepanjang kurun waktu bulan Maret sampai dengan Juni 2017 pada sejumlah toko di Kota Samarinda dan sekitarnya.

Setelah BMN selesai dimusnahkan, dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara Pemusnahan oleh Tim Pemusnahan BMN Bea Cukai Samarinda dengan disaksikan oleh Kepala Kantor Bea Cukai Samarinda, Perwakilan KPKNL Samarinda, perwakilan distributor, dan perwakilan pemilik toko rokok.

#BeaCukaiMakinBaik